NECKY

Explore Your World Through Knowledge

Bagaimana ISLAM Mendidik Anak Lelaki?

Posted by n3ki on October 23, 2009


theboysMembesarkan anak laki-laki berarti menyiapkan seorang tangguh yang kelak mampu memikul beban, laksana menyirami dan merawat bibit pohon berbatang besar dan berdaun lebat yang kelak mampu menaungi tumbuh-tumbuhan kecil di sekitarnya.

Membesarkan anak laki-laki berarti menanamkan semua makna diatas ke dalam jiwanya yang paling dalam. Sehingga kelak makna-makna tersebut dipahami dan mengalir di dalam darahnya serta mengarahkannya menjadi seorang lelaki sejati pembela para wanita di sekitarnya, ibu, saudara perempuan, istri dan anak perempuannya.

  1. Menanamkan Iman Yang Kuat. Menanamkan dan memeliharan keimanan di hati anak merupakan pekerjaan sepanjnag hayat.
  2. Membiasakan Sholat Lima Waktu Berjamaah Di Masjid. Rasullulah tidak pernah melaksanakan sholat fardhu di rumah. Sesibuk apapun urusannya, beliau pergi ke masjid begitu mendengarazan berkumandang.
  3. Mendidik Memiliki Sikap Jujur. Jujur tidak berarti mengatakan semua hal yang diketahui, karena menyimpan aib seseorang apalagi saudara merupakan wajib hukumnya.
  4. Menanamkan Tanggung Jawab Menghidupi Keluarga. Bertanggung jawab menghidupi keluarga bagi laki-laki berarti menghargai dirinya sendiri. Sebaliknya menggantungkan tanggung jawab kepada orang lain adalah penghinaan terhadap dirinya.
  5. Pemimpin Adalah Penanggung Jawab. Umar bin Khaththab sangat takut menelantarkan rakyatnya karena itu dia tidak dapat tidur nyenyak dan terus bekerja mengurus kebutuhan rakyanya.
  6. Menanamkan Laki-Laki Adalah Penolong. Pemuda Musa ketika dalam perjalanan dari kejaran Firaun tak rela membiarkan pemandangan dua orang wanita mengerjakan pekerjaan berat yang biasa dilakukan oleh laki-laki karena ayahnya sedang sakit berat.
  7. Mendidik Menjadi Pelindung. Laki-laki adalah lambing kekuatan, karenanya Islam menempatkannya sebagai pelindung kaum perempuan. Melindungi perempuan adalah harga diri laki-laki.
  8. Menanamkan Bagaimana Menilai. Manusia Yang harus ditanamkan adalah Allah menilai manusia dari ketaqwaannya bukan dari fisik seseorang. Kepribadian seseorang meliputi kesholehan, kecerdasan, ketrampilan, sopan santun, kedermawanan, dll.
  9. Mendidik Untuk Mencintai Pengetahuan. Pengetahuan membuat seseorang mengambil sikap bijak, berpandangan luas, senang berpikir, waspada, tak mudah diperdaya, dan yang paling penting bahwa pengethauan yang benar menguatkan iman kepada Allah.
  10. Mengajarkan Skill Kehidupan. Minimal ketrampilan dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari seperti memperbaiki kerusakan ringan peralatan di rumahnya termasuk juga pekerjaan yang memerlukan tenaga seperti menjemur kasur, membuang sampah, meletakan air gallon pada tempatnya, dll.
  11. Membangun Jiwa Pantang Menyerah. Berjuang dan pantang menyerah pada dasarnya adalah salah satu karakter manusia yang dibutuhkan untuk bertahan, tumbuh, berkembang dan maju.

source: http://blog.muslim-indonesia.com/bagaimana-islam-mendidik-anak-lelaki.html

One Response to “Bagaimana ISLAM Mendidik Anak Lelaki?”

  1. osha said

    Bagus sekali….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: